Realita yang Jarang Dibahas di Dunia Kampus Story Setiap tahun, ribuan orang tua mengirim anak-anaknya ke kota. Bukan sekadar untuk kuliah.Tapi dengan satu harapan besar yang mungkin tidak pernah mereka ucapkan secara langsung: Agar anaknya memiliki masa depan yang lebih baik. Mereka rela bekerja lebih keras.Mengurangi kebutuhan pribadi.Bahkan menahan banyak hal yang sebenarnya mereka inginkan. Semua demi satu hal:masa depan anak. Realita yang Terjadi Namun di sisi lain, realita di lapangan tidak selalu berjalan seperti harapan tersebut. Tidak sedikit mahasiswa yang justru kehilangan arah. Mereka datang ke kota dengan semangat.Dengan mimpi.Dengan janji pada diri sendiri. Namun perlahan, semua itu mulai
Melalui kerja sama ini, EduAT akan menghadirkan berbagai program pelatihan dan sertifikasi profesional dari Train4Best secara terintegrasi dalam satu platform, sehingga mahasiswa dan alumni dapat dengan mudah menemukan, memilih, dan mengikuti pelatihan sesuai dengan kebutuhan pengembangan diri dan arah karier mereka. Setiap bulannya, Train4Best akan menyediakan daftar pelatihan terbaru yang mencakup berbagai bidang, mulai dari pengembangan soft skill, hard skill, hingga kompetensi spesifik yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini. Seluruh program tersebut akan disajikan secara lebih terstruktur di EduAT, sehingga tidak hanya sekadar menjadi daftar pelatihan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan belajar yang terarah dan berkelanjutan. Kolaborasi ini
Anak Telyu hadir sebagai sebuah gerakan yang berangkat dari kampus dan berorientasi pada kebermanfaatan jangka panjang. Di tengah dinamika perubahan global, transformasi teknologi, dan tantangan sosial–ekonomi yang semakin kompleks, peran sumber daya manusia unggul menjadi faktor penentu keberlanjutan pembangunan. Dalam konteks inilah, Anak Telyu memposisikan diri sebagai wadah bagi lahirnya penggerak di bidang pendidikan dan entrepreneurship. Pendidikan dan entrepreneurship bukan dua ranah yang terpisah, melainkan saling melengkapi. Pendidikan membentuk karakter, cara berpikir, dan integritas. Sementara entrepreneurship melatih keberanian mengambil keputusan, kemampuan beradaptasi, serta kepekaan terhadap masalah nyata di masyarakat. Anak Telyu percaya bahwa kemajuan kampus dan bangsa hanya dapat dicapai
Di tengah derasnya arus informasi digital, tidak semua suara anak muda mendapat ruang untuk didengar. Banyak gagasan besar lahir di bangku kuliah, namun kerap tenggelam sebelum sempat disampaikan. Dari kegelisahan inilah atdukasi, podcast terbaru Anak Telyu, lahir sebagai ruang berbagi, belajar, dan bertumbuh bersama. Bukan sekadar podcast, atdukasi dirancang sebagai ruang dialog yang jujur dan membumi, tempat mahasiswa Telkom University dapat berbicara tentang mimpi, kegagalan, perjuangan akademik, hingga langkah kecil yang membawa perubahan besar. Di balik mikrofon dan headphone, tersimpan cerita-cerita nyata yang selama ini jarang mendapat sorotan. Program terbaru atdukasi menghadirkan mahasiswa Telkom University sebagai narasumber utama. Mereka bukan
Menjadi bagian dari Telkom University bukan hanya tentang kuliah—ini tentang mendapatkan kesempatan luas untuk berkembang, berkarya, dan membangun masa depan. Melalui ekosistem Anak Telyu Berkarya (ATBE), setiap mahasiswa dan alumni bisa menikmati berbagai fasilitas eksklusif yang mendukung kebutuhan akademik, kreativitas, hingga pengembangan karier. Program dan fasilitas ini meliputi promo, beasiswa, pendanaan kegiatan, dukungan legalitas, hingga pelatihan profesional melalui EduAT.id. Semua dirancang untuk memastikan setiap Anak Telyu dapat bertumbuh secara maksimal. 🎁 Promo & Keuntungan Eksklusif Sebagai member ATBE, kamu mendapatkan akses ke berbagai promo spesial dan diskon khusus dari seluruh lini layanan dalam ekosistem Anak Telyu. Keuntungan ini berlaku untuk
Anak Telyu tahu bahwa kunci produktivitas bukan seberapa sibuk kamu, tapi seberapa fokus kamu menentukan arah setiap hari. Pernah merasa hari terasa penuh tapi hasilnya sedikit? Banyak hal dikerjakan, namun tidak ada yang benar-benar selesai?Itu tandanya kamu belum menentukan prioritas utama di awal hari — sesuatu yang sudah jadi kebiasaan baik di kalangan Anak Telyu produktif. Kebanyakan dari kita langsung membuka ponsel begitu bangun tidur — membaca pesan, notifikasi, atau media sosial. Akibatnya, pikiran langsung teralihkan oleh hal-hal kecil yang tidak penting. Padahal, cara paling efektif untuk mengatur waktu bukanlah dengan menambah jam, melainkan dengan memilih apa yang paling penting.
Bandung, 1 Nov 2025 — Di tengah perkembangan pesat dunia pendidikan dan karier yang semakin kompetitif, komunitas Anak Telyu Berkarya (ATBE) kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa Telkom University. Melalui sebuah inisiatif baru bertajuk Eduat.id, ATBE menghadirkan wadah pembelajaran dan mentoring yang dirancang khusus untuk membantu mahasiswa mengasah kemampuan akademik, non-akademik, serta membangun kesiapan karier sejak dini. 🌱 Misi: Mendorong Mahasiswa Menjadi Versi Terbaiknya Eduat.id, yang merupakan singkatan dari Education & Up-skilling for Anak Telyu, lahir dari semangat untuk menumbuhkan budaya belajar yang kolaboratif, aplikatif, dan inspiratif di lingkungan kampus. Platform ini hadir bukan sekadar untuk menambah ilmu,
Anak Telyu Mengaji: Ketika Intelektual dan Spiritualitas Berjalan Seimbang. Di tengah kesibukan dunia kampus yang penuh dengan tugas, organisasi, dan proyek, ada sekelompok mahasiswa Telkom University yang memilih untuk menyeimbangkan langkahnya — dengan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.Mereka adalah bagian dari program Anak Telyu Mengaji, sebuah gerakan yang tumbuh dari semangat sederhana: belajar, beriman, dan berkarya tanpa kehilangan arah spiritual. Program ini menjadi salah satu kegiatan unggulan dan kebanggaan di lingkungan Anak Telyu, di mana mahasiswa tidak hanya diasah untuk menjadi inovator dan pengusaha muda, tetapi juga manusia berkarakter dan berakhlak baik. Kegiatan Anak Telyu Mengaji diadakan secara rutin — mulai
Dalam perjalanan membangun sesuatu yang bermanfaat untuk banyak orang, tak jarang niat baik terhenti bukan karena kurangnya semangat, tetapi karena tembok birokrasi yang tinggi. Di tengah sistem yang seharusnya membuka jalan bagi perubahan, justru seringkali ditemukan pagar-pagar yang membatasi langkah generasi muda untuk berkarya. Dari rasa frustrasi itulah Anak Telyu lahir — bukan sebagai bentuk perlawanan, tetapi sebagai gerakan harapan. Sebuah wadah independen yang menampung semangat mahasiswa dan alumni Telkom University untuk tetap berbuat baik, berkarya, dan berdampak bagi kampus, tanpa harus terhambat oleh birokrasi yang mengekang. 🌱 Gerakan dari Mahasiswa, untuk Mahasiswa Anak Telyu bukan sekadar komunitas. Ia adalah
Anak Telyu Siap Dukung Program Pemerintah Menuju Desa Bebas Sampah Bandung —Dalam upaya mendukung program pemerintah menuju Indonesia Bersih dan Desa Bebas Sampah, Anak Telyu siap berkontribusi melalui inisiatif Zero Waste Anak Telyu, sebuah program kolaboratif yang menggabungkan semangat kepedulian mahasiswa, penerapan teknologi ramah lingkungan, serta sistem manajemen sampah yang terstruktur dan berkelanjutan. Program ini menjadi bentuk nyata komitmen Anak Telyu dalam menghadirkan solusi berdampak bagi masyarakat desa, dengan fokus pada pengelolaan sampah berbasis edukasi, pemberdayaan, dan digitalisasi. Melalui tim yang peduli dan berpengalaman, Anak Telyu berupaya membangun ekosistem pengelolaan sampah yang tidak hanya mengurangi timbunan limbah, tetapi juga menciptakan