Sign In
+62 822-2519-8122
Join Channel
Peluncuran Atbe Store oleh PT. Anak Telyu Berkarya
Home » Uncategorized  »  Peluncuran Atbe Store oleh PT. Anak Telyu Berkarya
Peluncuran Atbe Store oleh PT. Anak Telyu Berkarya

Bandung, 28 Oktober 2025 — Tanggal 28 Oktober yang biasanya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda kini mendapat makna baru di Telkom University. Di tengah semangat muda dan atmosfer kreatif Bandung, seorang alumni kampus merah maroon itu kembali dengan sesuatu yang spesial — bukan untuk bernostalgia, tapi untuk membangun jalan bagi generasi setelahnya.

Pada hari ini di Diagram Café Bandung, PT. Anak Telyu Berkarya secara resmi meluncurkan ATBE Store, sebuah platform kreatif yang menjadi wadah bagi mahasiswa Telkom University untuk memasarkan produk, karya, dan ide bisnis mereka ke dunia nyata.

💬 “Dulu Kami Cuma Punya Ide. Sekarang Kami Punya Wadah.”

“Waktu kuliah, saya sering melihat banyak teman yang punya karya luar biasa — tapi berhenti di meja presentasi. Tidak pernah sampai ke pasar.” Itulah kalimat pembuka Iman Ahmad, alumni Telkom University angkatan 2007 sekaligus Founder PT. Anak Telyu Berkarya (ATBE), dalam sambutannya di peluncuran ATBE Store hari ini.

“ATBE Store bukan hanya marketplace, tapi laboratorium ide.
Kami ingin mahasiswa belajar bisnis dengan cara paling jujur — melalui proses, kegagalan, dan keberanian untuk mulai,” ujar Iman Ahmad di hadapan puluhan mahasiswa dan alumni yang hadir.

💡 ATBE Store: Dari Ide Mahasiswa, Untuk Masyarakat Indonesia

ATBE Store diciptakan untuk menjadi wadah belajar, berkarya, dan berbisnis bagi mahasiswa Telkom University. Platform ini memberikan kesempatan kepada setiap mahasiswa untuk menjual karya orisinal mereka, baik berupa produk fisik seperti merchandise, fashion, kerajinan, maupun karya digital seperti ilustrasi, desain, dan template kreatif.

Setiap produk di ATBE Store dikurasi berdasarkan tiga nilai utama:

  1. Orisinalitas karya mahasiswa.
  2. Nilai estetika dan keberlanjutan.
  3. Potensi bisnis di pasar lokal maupun nasional.

“Kami tidak mencari produk sempurna. Kami mencari semangat.
Karena bisnis tidak lahir dari kesempurnaan, tapi dari keberanian untuk mencoba,” jelas Iman Ahmad.

Selain menjadi marketplace, ATBE Store juga akan menjadi etalase kampus, tempat mahasiswa memamerkan hasil inovasi mereka ke dunia luar — dari desain mahasiswa DKV, teknologi dari Teknik Telekomunikasi, hingga kreasi bisnis dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

🧱 Dari Alumni, Untuk Mahasiswa

Peluncuran ATBE Store di Diagram Café ini terasa begitu emosional.
Bukan hanya karena dihadiri mahasiswa dan dosen, tetapi juga karena makna yang terkandung di baliknya: kembalinya alumni untuk membangun sesuatu bagi generasi penerusnya.

Iman Ahmad, bersama timnya yang sebagian besar juga alumni muda Telkom University, mendirikan PT. Anak Telyu Berkarya sebagai bentuk cinta terhadap almamater.
Bagi mereka, proyek ini bukan sekadar bisnis, tetapi gerakan sosial untuk menumbuhkan budaya wirausaha sejak di kampus.

“Saya berdiri di sini bukan sebagai CEO, tapi sebagai alumni yang ingin mengembalikan sesuatu kepada kampus yang telah mengubah hidup saya,” ujar Iman sambil menatap para mahasiswa yang hadir.
“Saya ingin mereka tahu bahwa peluang itu bisa diciptakan, bahkan sebelum wisuda.”

🎨 Desain Lokal, Semangat Global

Tampilan ATBE Store dirancang dengan gaya visual modern yang merepresentasikan semangat muda mahasiswa dan alumni Telkom University: gradasi ungu-oranye yang hangat, dipadu dengan tipografi futuristik yang memberi kesan profesional sekaligus kreatif. Platform ini mudah diakses melalui situs resmi www.store. anaktelyu.com dan akun Instagram @atbe.store.

'Pengunjung bisa menemukan berbagai kategori produk mahasiswa — mulai dari pakaian, totebag, artprint, hingga perangkat digital karya mahasiswa Informatika. Setiap produk akan menampilkan profil pembuatnya: nama, jurusan, dan cerita singkat tentang proses kreatif di balik karya tersebut.
Dengan cara ini, ATBE Store tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga tempat apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa.

“Kami ingin setiap pembeli merasa punya hubungan emosional dengan produk yang mereka beli,”
ujar Iman. “Karena di balik satu desain, ada malam-malam panjang dan mimpi seorang mahasiswa yang percaya diri untuk mencoba.”

🚀 Momentum Hari Sumpah Pemuda

Peluncuran ATBE Store yang bertepatan dengan 28 Oktober – Hari Sumpah Pemuda bukan kebetulan.
Iman Ahmad dan tim ATBE memilih tanggal itu karena ingin mengingatkan bahwa semangat anak muda Indonesia tidak hanya tentang bersatu, tapi juga berkarya.

“Sumpah Pemuda dulu menyatukan semangat. Sekarang kita ingin menghidupkan semangat itu dalam bentuk karya dan bisnis nyata,” kata Iman Ahmad.

Dalam acara peluncuran di Diagram Café, suasana terasa akrab.
Di antara meja-meja kayu dan temaram lampu, mahasiswa memamerkan produk mereka sambil berbagi cerita bagaimana ATBE Store memberi mereka semangat baru untuk berani menjual karya pertama.

💬 “Setiap Produk Adalah Cerita”

Bagi tim ATBE Store, setiap produk yang dipajang memiliki nilai lebih dari sekadar harga.
Salah satu produk yang mencuri perhatian adalah kaos bertuliskan “Pulang dengan Karya, Bukan Hanya Gelar” — tagline tidak resmi yang lahir dari obrolan internal tim ATBE.

Kalimat itu kini menjadi simbol gerakan.
Gerakan mahasiswa Telkom University untuk menjadikan karya sebagai bekal hidup, bukan hanya gelar akademik.

“Saya bangga akhirnya bisa menjual karya pertama saya di ATBE Store.
Rasanya seperti mimpi kecil yang jadi nyata,”
ujar Dila, mahasiswa DKV semester 5 yang menjual totebag hasil desainnya sendiri.

❤️ Karya Sebagai Bentuk Cinta pada Kampus

Peluncuran ATBE Store juga menjadi refleksi atas perjalanan para alumni yang kini membangun jembatan antargenerasi.
Bagi Iman Ahmad, inilah bentuk cinta paling nyata terhadap Telkom University — bukan dalam bentuk donasi, melainkan dalam bentuk ekosistem yang menumbuhkan ekonomi kreatif kampus.

“Saya ingin mahasiswa punya tempat belajar tentang bisnis yang tidak menakutkan.
ATBE Store adalah rumah, tempat mereka bisa jatuh, belajar, dan bangkit lagi dengan karya yang lebih baik,” katanya, menutup sambutannya dengan senyum hangat.

🌍 Dari Bandung, Menuju Indonesia

ATBE Store berencana membuka akses kolaborasi dengan kampus lain di masa depan.
Namun, langkah pertama tetap dimulai dari rumah — Telkom University.
Dari Bandung, ATBE Store akan membawa semangat kreativitas kampus ke panggung nasional.

“Kami ingin membuktikan bahwa dari ruang-ruang kelas kecil di kampus, bisa lahir karya besar yang punya dampak nasional, ujar Iman.
“Kami memulainya dari sini, dari Diagram Café, bersama orang-orang yang percaya bahwa ide kecil bisa mengubah dunia.”

Tentang ATBE Store

ATBE Store adalah platform kreatif berbasis digital yang dikembangkan oleh PT. Anak Telyu Berkarya, perusahaan yang didirikan oleh alumni Telkom University.
ATBE Store menjadi wadah mahasiswa untuk belajar berbisnis secara nyata melalui produk karya mereka sendiri — dengan prinsip Belajar, Berkarya, Berbisnis.

📍 Launching resmi: 28 Oktober 2025
📌 Lokasi: Diagram Café, Bandung
🌐 Website: anaktelyu.com
📱 Instagram: @atbe.store
📩 Email: anaktelyu@gmail.com